Tampilkan postingan dengan label liburan murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan murah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Citilink Kembali Menggelar Promo Dengan Mandiri!



Citilink kembali memberikan harga khusus bagi pemegang kartu kredit Mandiri!
Dari Jakarta ke:
Medan: Rp. 456.000*
Balikpapan: Rp. 445.000*
Batam: Rp. 335.000*
Denpasar: Rp. 357.000*
Banjarmasin: Rp. 439.500*
Surabaya: Rp. 340.500*
Makassar: Rp. 478.000*
Padang: Rp. 384.500*
 
Dari Surabaya ke:
Balikpapan: Rp.  296.500*
Denpasar: Rp. 247.000*
Makassar: Rp. 340.500*
Banjarmasin: Rp. 203.000*
Mataram: Rp. 269.000*
 
Dari Denpasar ke:
Bandung: Rp. 302.000*
Balikpapan: Rp. 302.000*
 
Dari Batam ke:
Padang: Rp. 247.000*
Palembang: Rp. 346.000*
 
Dari Medan ke Batam: Rp. 329.500*
 
Dari Balikpapan ke:
Makassar: Rp. 324.000*
Solo: Rp. 379.000*
Yogyakarta: Rp. 445.000*
 
Syarat dan Ketentuan:
 
1. Periode pembelian tiket 18 – 23 Februari 2013 (Jam Kerja)
2. Keberangkatan tanggal 1 Maret – 30 April 2013
3. Pembelian melalui seluruh Call Center Citilink Indonesia & Citilink Sales Office
4. Promo tidak berlaku pada Mandiri Travel Center dan Pembelian Online/Website serta Citilink Kiosk On The Road
5. Pembelian berlaku untuk semua jenis Kartu Kredit Bank Mandiri (Visa, Master, dan Kartu Hypermart)
6. Pembeli tiket tidak harus ikut terbang
7. Pembelian dapat di lakukan selama seat masih tersedia
8. Perubahan nama & jadwal penerbangan akan dikenakan biaya.
9. Harga promo hanya berlaku untuk penerbangan sekali jalan.
Info : http://www.citilink.co.id/citilink-kembali-menggelar-promo-dengan-mandiri/

Minggu, 24 Februari 2013

Wisata Unik dan Aneh : Batu Zuma Wisata Unik Nigeria


Jalan-jalan ke AFRICA, atau lebih tepatnya ke Nigeriadisini mungkin akan jadi tempat yang unik dan salah satu alternatif untuk liburan yang menarik, mungkin aja ada yang punya saudara di nigeria.

Batu Zuma bukan cuma ada di game PC aja. tapi memang ada di kota negara nigeria tepatnya, batu ini merupakan symbol Abuja, Ibukota Nigeria, Sebuah batu besar yang di gambarkan pada pecahan 100 Naira ( Mata uang Nigeria)

1360634075531552418 
Namun batu ini sebenarnya tidak terletak di Abuja,batu ini sebenarnya ditemukan di negara bagian nigeria sebelah utara dari abuja,di sepanjang jalan Abuja ke Kaduna,dengan tinggi sekitar 725 meter dan sekitar 3,1km keliling,batu ini tampak lebih seperti sebuah gunung kecil,  

1360634136167519532

Sekitar tahun 2008, gubernur negara bagian Niger naik ke puncak monolit dan menandatangani MOU dengan perusahaan pengembangan pariwisata Kanada. Kedua pihak sepakat untuk menginvestasikan $ 700 juta dalam pengembangan desa resor wisata di sekitar batu raksasa. Namun ketika saya kesana tidak tampak ada pembangunan kawasan wisata, yang ada saya waktu saya mengambil bbrp foto, ada seorang bapak2 tua berlari mendatangi saya dan berteriak2 dalam bahasa Nigeria. Lalu kolega saya seorang Nigeria segera mengajak saya masuk ke mobil dan kami pergi dari situ. Kolega saya mengatakan bahwa bapak2 tua tadi mengatakan kalau Zuma rock itu milik dia dan keluarganya, jadi kalo mau ambil foto harus bayar dan kalo mau berkunjung lebih lama ada baiknya anda persiapkan untuk penginapan anda.

Dikatakan bahwa beberapa tahun yang lalu, otoritas pariwisata di negara bagian Niger mengundang investor asing untuk mengembangkan daerah ini menjadi daya tarik wisata. Mereka membangun sebuah hotel yang baik dekat batu, tapi sayangnya bisnis tidak berjalan baik seperti yang mereka harapkan. Setelah rumor beredar bahwa ada pembunuhan terjadi di hotel, hotel akhirnya ditutup. Penduduk setempat mengatakan itu adalah pengaruh negatif dari batu itu.

136063419019729071

Pada dinding batu itu kita bisa melihat seperti wajah seseorang, dan penduduk setempat percaya bahwa karena wajah manusia itu, batu ini memiliki kekuatan misterius.

136063424349018977

1360634281688154625
wisata.kompasiana

Wisata Unik dan Aneh : Museum Sisa Hartaku "Yogyakarta"


13608963071918970070
menikmati keindahan merapi dan jejak-jejaknya (dok.pri)
Bertempat tinggal di lereng gunung yang masih aktif, seperti gunung Merapi yang terletak di Sleman, Yogyakarta, memang dilematis. Di satu sisi, lereng gunung Merapi adalah daerah subur yang mampu memberikan kehidupan bagi masyarakat. Di sisi lain, bahaya senantiasa mengancam. Gunung Merapi terkenal dengan pengulangan letusan setiap 4 tahun sekali.
Erupsi yang terjadi di gunung Merapi selalu menyisakan jejak-jejak peninggalan. Tak mengherankan, tidak lama setelah erupsi, banyak orang berdatangan untuk menyaksikan situasi dan kondisi pasca erupsi. Situasi seperti ini mendatangkan keuntungan tersendiri bagi masyarakat. Kreatifitas masyarakat akan mendatangkan keuntungan. Ada yang tergerak untuk menyediakan sarana transportasi seperti jeep, motor trail, atau bahkan jasa ojek. Ada yang berjualan makanan dan minuman. Ada yang berjualan souvenir khas merapi.
1360896437320941027
sebuah rumah yang terkena keganasan lahar panas dan wedus gembel ini telah disulap menjadi sebuah museum. di sini aneka peninggalan sisa erupsi merapi dipajang dan dipamerkan kepada para pengunjung (dok.pri)
Dari sekian banyak kreatifitas itu, ada sebuah tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tempat itu bernama Museum Sisa Hartaku. Adalah mbah Wati, 65 tahun. Beliaulah yang memiliki areal rumah yang hancur diterjang ganasnya lahar panas dan wedus gembel pada erupsi 2010 lalu. Kedukaan kehilangan harta benda tak membuatnya larut dalam kedukaan. Hancurnya rumah tinggal justru memunculkan ide untuk menjadikan rumahnya sebagai sebuah harta berharga. Jadilah sebuah museum yang unik. Melalui kreatifitas mbah Wati, sisa-sisa erupsi disulap menjadi sebuah tempat yang menunjukkan kepada para pengunjung efek erupsi Merapi. Sisa-sisa keganasan erupsi ditata sedemikian rupa. Pengunjung dapat berkeliling dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri berbagai peninggalan yang masih berbentuk di rumah yang terletak di pinggir jalan itu.

Ketika berkeliling menggunakan jeep atau motor trail, kita akan bertemu dengan satu-satunya rumah yang sederhana. Di depan rumah terdapat tulisan penunjuk: Musium Sisa Hartaku. Inilah rumah satu-satunya di lokasi itu. Sementara penduduk yang lain sudah direlokasi, mbah Wati tetap setia bertempat tinggal di rumah itu sembari menjaga sisa-sisa hartanya.

Di depan rumah, terpasang kerangka sapi, baik yang masih utuh maupun sudah terpisah-pisah menjadi beberapa bagian. Ada 4 ekor sapi yang miliki mbah Wati. Semuanya mati dan tinggal tulang belulangnya. Kerangka sapi itu disusun dengan apik olehnya. Sedikit masuk, kita akan menjumpai kerangka motor. Kerangka motor ini ditempatkan sedikit agak lebih tinggi dibandingkan kerangka sapi yang masih utuh.
1360896637192648826
seorang pengunjung sedang berpose di samping rangka motor (dok.pri)
12.04.42 itulah kisaran angka yang terdapat pada sebuah jam dinding. Itulah saksi sejarah datangnya bencana di rumah mbah Wati. Jam dinding yang telah meleleh dan jarum-jarum penunjuknya menjadi satu itu menjadi penanda yang mahal harganya. Jam dinding itu telah menjadi pengingat dan penanda takterbantahkan.
13608967131736336026
peninggalan berharga berupa jam dinding yang menunjukkan kapan persisnya lahar panas menerjang rumah ini (dok.pri)
Selain itu, masih banyak peninggalan lain. Berbagai perabotan rumah tangga dipajang. Ada aneka botol yang ditata berjajar. Uniknya, botol-botol itu tidak pecah. Botol-botol itu hanya meliuk menjadi takberaturan. Ada juga peninggalan berupa gamelan yang telah rusak.
Kiranya, wisata unik ini tidak hanya untuk dinikmati. Wisata unik hasil kreatifitas keluarga mbah Wati ini dapat menjadi museum penelitian bagi anak-anak sekolah. Mereka bisa belajar banyak hal di tempat ini. Wisata bukan hanya untuk bersenang-senang menikmati pemandangan alam. Di tempat ini, anak-anak sekolah bisa juga belajar tetang Merapi, efek erupsi, dan masih banyak lagi.
1360896835479795841
yang masih tersisa (dok.pri)
Anda tertarik? Silahkan datang ke Museum Sisa Hartaku. Taklupa, setelah puas menikmati keajaiban alam peningggalan erupsi Merapi di tempat ini masukkan sumbangan Anda di kotak yang telah disediakan. Kotak itu terletak di dekat tiang di teras rumah.
13608969561119548193
yang masih tersisa (dok.pri)

Rabu, 20 Februari 2013

Backpaker ke Lombok, Low Budget


Liburan menyeberang pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, identik dengan biaya mahal. Pendapat itu tidak sepenuhnya betul jika Anda melakukan perjalanan murah meriah ala backpaker. Kuncinya, rencanakan perjalanan berbekal peta dan informasi yang cukup.
Para backpaker biasanya mencapai Lombok melalui Bali. Anda bisa menuju Denpasar, Bali dengan menumpang KA ekonomi. Dari Jakarta, kita bisa memulai rute ini di Stasiun Pasar Senen. Ada dua jalur yang bisa kita tempuh yakni jalur utara dan selatan. Jalur utara bisa ditempuh dengan KA Kertajaya yang berangkat dari Stasiun Tanjung Priok sekitar pukul 15.20 Wib menuju Stasiun Pasar Turi. Sedangkan untuk jalur selatan, Anda bisa menggunakan KA Gaya Baru Malam dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Surabaya Gubeng. Perjalanan Jakarta-Surabaya dengan kereta api ekonomi membutuhkan waktu sekitar 16 jam. Jika naik KA Kertajaya, Anda harus meneruskan perjalanan menuju Denpasar dari Stasiun Gubeng. Dari Stasiun Pasar Turi ke Stasiun Gubeng naiklah angkutan umum berwarna hijau dengan tarif Rp. 4000. Jika naik KA Gaya Baru Malam, Anda harus bermalam di Surabaya karena kereta ini tiba pada dini hari sehingga ada waktu luang beberapa saat selagi menunggu KA Mutiara Timur. Kereta ini akan membawa Anda ke Banyuwangi dan menyediakan bus ke Denpasar dengan biaya sekitar Rp. 150 ribu .
Alternatif lainnya adalah dengan menumpang KA Ekonomi Sri Tanjung yang berangkat dari Jogjakarta pukul 07.30 Wib menuju Banyuwangi. Sesampainya di Stasiun Banyuwangi Baru kira-kira pukul 23.30 Wib, Anda bisa berjalan kaki ke Pelabuhan Ketapang dan berangkat dengan kapal Feri dengan biaya Rp. 6 ribu per orang. Penyebarangan Ketapang – Gilimanuk tetap buka hingga malam, jadi Anda tidak perlu khawatir harus menunggu lama. Sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk Anda harus meneruskan perjalanan menuju Terminal Ubung Denpasar dengan bus bertarif mulai Rp. 15 ribu hingga 25 ribu tergantung jenis bus, berAC atau tidak.
Sesampainya di Denpasar, Anda harus menuju Pelabuhan Padang Bai. Atau jika ingin cepat, kita bisa menumpang bus langsung dari Gilimanuk ke Padang Bai dengan tarif Rp. 40 ribu. Perjalanan selanjutnya adalah menyeberang dengan kapal feri dari Padang Bai ke Mataram via Pelabuhan Lembar Lombok dengan waktu tempuh sekitar 5 jam.
Akhirnya kita sampai di Mataram. Supaya menghemat, Anda bisa menyewa motor di Mataram untuk melakukan perjalanan selanjutnya menjelajahi objek wisata di Lombok. Jangan lupa melihat peta agar perjalanan Anda lebih sistematis alias tidak bolak balik. Lebih baik carilah rute yang searah untuk mencapai satu destinasi lain ke destinasi berikutnya. Misalnya dari Mataram menuju Gili Trawangan, Anda bisa mencari beberapa objek wisata yang bisa kita jumpai sepanjang jalan antara Mataram hingga Gili Trawangan. Dengan begitu energi tidak terbuang percuma dengan biaya perjalanan lebih hemat. Tempat penyewaan motor di Mataram cukup banyak. Misalnya di belakang Hotel Lombok Plaza tepatnya di jalan Gelatik Cakranegara yang mematok tarif Rp. 50 ribu per hari untuk motor manual dan Rp. 60 ribu per hari untuk motor matik. Selain itu ada di Oka Home Stay yang berada di Jalan Repatmaja Cakranegara dengan biaya sewa yang relatif sama. Jika kita meminjam lebih dari sehari, biasanya mereka akan memberikan potongan harga, sehingga biaya totalnya lebih murah. Setelah urusan motor beres, kita bisa mencari penginapan murah yang ada di seputaran kota ini. Misalnya di Wisma Nusantara II yang ada di pusat kota, tepatnya Jalan Beo, Cakranegara. Tarif penginapan ini Rp. 60 ribu untuk kamar Non-AC dan yang paling mahal Rp. 190 ribu untuk kamar VIP. Selain Wisma Nusantara II, Anda bisa menginap di Hotel Ayu Jaya dengan tarif mulai Rp. 70 ribu per malam. Atau jika Anda ingin beristirahat lebih nyaman, bisa memilih Graha Ayu Hotel, Giri Hotel Lombok atau Bidari Hotel. Baiklah, akomodasi dan penginapan beres, istirahat sejenak, esok hari perjalanan selanjutnya akan Anda jalani. Persiapkan perlengkapan seperti kamera dan lainnya untuk menyambut keindahan Lombok yang memesona.
Nah, karena tujuan akhir liburan di Lombok adalah Gili Trawangan, maka tak ada salahnya untuk memulai perjalanan pertama ke destinasi yang terjauh dari pulau kecil ini. Rute pertama adalah pantai Kuta dan Tanjung A’an yang berjarak sekitar 56 km dari Mataram. Kedua pantai yang berada di Lombok Selatan ini bersebelahan dan sama-sama indah. Pantai Kuta dengan pasir putihnya yang halus serta Tanjung A’an yang pasirnya serupa butiran merica. Selain view-nya yang apik, kita bisa melakukan snorkling untuk melihat kekayaan perairan ini. Puas bermain di pantai, selanjutnya kita akan mengunjungi Sade desa Rambitan yakni desa tradisional yang menarik. Mampirlah sebentar untuk melihat kehidupan masyarakatnya serta berbagai sovenir yang mereka jual. Rumah-rumahnya unik, lingkungannya bersih serta penduduknya ramah, sayang jika tidak Anda abadikan di kamera.
Lepas dari keunikan Sade, lanjutkan perjalanan menuju pantai Senggigi. Pantai ini menghadap barat sehingga sangat cocok untuk menjaring matahari senja alias sunset. Manfaatkan sore Anda dengan bersantai di pantai ini. Saat surya turun perlahan teapat di tengah hamparan pantai, Anda akan melihat betapa indahnya pantai yang mendadak semburat jingga. Pesona tiada tara. Malam menjelang saatnya kembali ke penginapan sembari mencicipi kuliner khas Lombok sebagai penutup malam. Dari arah barat laut, Mataram hanya berjarak 12 km dari Senggigi.
Keesokan harinya, kita akan menempuh perjalanan dari Mataram menuju Gili Trawangan via Pelabuhan Bangsal Lombok Utara. Menuju Pelabuhan Bangsal, kita bisa mampir sejenak ke Pusuk Pass. Pusuk pass adalah kawasan hutan wisata dengan luas 43.550,23 hektar. Ada sekitar 162 jenis pohon di tempat ini dan sekawanan monyet yang jinak. Berhentilah sejenak dan jangan kaget, Anda akan disambut monyet-monyet lucu. Hamparan pemandangan yang hijau serta udara yang segar, akan mengisi energi kita sebelum ke Gili Trawangan. Penyebarangan dari pelabuhan bangsal ke Gili Trawangan membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan menumpang boat bertarif Rp. 10 ribu per orang. Oya, jangan lupa, titipkan motor Anda di pelabuhan Bangsal ya, karena Gili Trawangan bebas dari kendaraan bermotor.
Hola Gili Trawangan ! akhirnya sampai juga di pulau paling esksotis di Lombok. Ada banyak aktivitas yang bisa kita lakukan disini. Snorkling, diving, bersantai di bibir pantai, mengelilingi pulau dengan sepeda atau cidomo, menikmati wisata kuliner atau hiburan malam disini. Semuanya patut di coba jika Anda ingin merasakan sudut “surga” di pulau ini. Bermalam di Gili Trawangan adalah pilihan yang menarik. Anda bisa menginap di hotel dan resort yang ada di sini atau tidur di tepian pantai bersama para backpaker lainnya. Jangan lupa untuk menyusuri dua gili lainnya yakni Gili Meno dan Gili Air. Pulau-pulau kecil itu bisa Anda kunjungi dengan boat dari Gili Trawangan atau dengan paket snorkling yang disediakan para operator di Gili Trawangan. Sudah 2 hari 1 malam di Gili Trawangan, kini waktunya kembali ke Lombok. Penyeberangan terakhir dari Gili Trawangan ke Lombok adalah pukul 17.00 WITA. Jangan sampai ketinggalan ya.
Sesampainya di Mataram, istirahatlah sejenak dan jangan lupa membeli oleh-oleh di toko-toko sovenir sekitaran ibukota Lombok ini. Keesokan harinya, perjalanan panjang menunggu lagi meninggalkan Lombok melalui Terminal Mandalika menuju Pelabuhan Lembar untuk menyeberang kembali ke pulau Bali. Jangan lupa, kembalikan motor sewaan Anda sebelum pulang ke pulau Jawa.
Nah, menjadi backpaker memang melelahkan, tetapi ada banyak pengalaman yang akan kita peroleh, plus stok foto yang unik. Dengan berbekal peta serta informasi yang cukup di setiap destinasi yang akan kita tuju, Anda bisa menikmati Lombok dengan low budget but a lot of fun. Selamat berpetualang. panduanwisata

Wisata Unik dan Aneh : Danau Biru Waimangu di Rotorua, Selandia Baru


Boiling Lake Dominika terletak di Taman Nasional Morne Trois Pitons - situs Warisan Dunia Dominika. Danau ini dibanjiri fumarol 6,5 mil (10,5 km) timur Roseau, Dominika. Danau itu diisi dengan gelembung air biru keabu-abuan yang biasanya diselimuti awan uap. Danau ini berjarak sekitar 200 kaki (60 m).

Penampakan pertama yang tercatat dari danau itu pada tahun 1870 oleh Mr. Watt dan Dr. Nicholls, dua orang Inggris ysng bekerja di Dominika pada waktu itu. Pada tahun 1875, Bapak H. Prestoe, seorang ahli botani pemerintah, dan Dr. Nicholls ditugaskan untuk menyelidiki fenomena alam. Mereka mengukur suhu air dan menemukan berkisar 180-197 derajat Fahrenheit (82-91,5 derajat Celcius) di sepanjang tepi, tapi tidak bisa mengukur suhu di pusat di mana danau secara aktif mendidih. Mereka merekam kedalaman lebih besar dari 195 kaki (59 m).

Secara berkala, ada fluktuasi dalam tingkat dan aktivitas danau. Itu semua tapi kosong pada Juni 2006, namun pada Januari 2009 danau mendidih penuh semangat.


Tidak ada jalan langsung menuju ke danau. Danau ini berjarak sekitar 13 kilometer kenaikan ke danau dari jalan terdekat, melewati mata air belerang, di atas gunung dan melalui ngarai sepanjang jalan. Pada tanggal 6 Juli 2007,pembuat film petualangan George Kourounis menjadi orang pertama yang pernah menyeberangi danau mendidih dari atas, ditangguhkan oleh tali di bagian mendidih paling hebat. Acara ini difilmkan untuk serial TV Angry Planet.

Danau didih Dominika adalah mata air panas terbesar kedua di dunia. Yang terbesar adalah Danau Wajan, terletak di Lembah Waimangu dekat Rotorua, Selandia Baru.

 


backpackerakhirpekan

Wisata Unik dan Aneh : Kakadu, Sensasi Galeri Alam Terbesar Australia


Bagi peyuka wisata petualangan, Anda harus memanjakan mata dan rasa dengan pemandangan yang menakjubkan ini. Terbang ke Australia bagian Utara. Salah satu situs warisan dunia UNESCO, yang paling banyak mencuri perhatian adalah 'Kakadu National Park', sekitar 170 kilometer dari Darwin.
Saat mendaratkan kaki di area seluas 19.804 kilometer persegi ini Anda pasti langsung terhipnotis. Peninggalan sejarah, termasuk galeri seni kuno, hutan lebat, serta tebing-tebing curam disetiap sudut hutan menjelma sebagai pemandangan fantastis. 
Kakadu National Park
Taman nasional ini dikelola langsung oleh masyarakat Aborigin, yakni suku Bininj atau Mungguy. Alamnya terlihat seperti galeri tebing basar. Sebagian tebing disana juga dipahat oleh leluhur masyarakat Aborogin menjadi ornamen ukiran. Ada pula jejak tangan hewan, pemburu, rumah, dan perkakas batu yang digunakan suku asli Australian ini. Anda dapat mempelajari setiap jengkal kehidupan sosial dan kebudayaan mereka secara langsung.
Untuk mengelilingi taman nasional ini Anda dapat menggunakan jeep atau jasa helikopter yang disediakan. Sensasi dari udara tentunya lebih dasyat. Udara segar diatas, dan pepohonan hijau yang dilalui sungai-sungan kecil di bawahnya.  
Kakadu National Park
Lebih dari 280 spesies burung yang hidup berdampingan di taman nasional ini, seperti burung magpie gesse, brola, jabiru, dan burung jacana, serta elang laut berperut putih. Anda juga dapat melihat dan menyusuri  tebing-tebing tinggi dengan lubang besar di Taman Nasional Nitmuluk yang masih satu area dengan Kakadu.
Satu lagi aktivitas yang bisa menjadi pengalaman tak terlupakan. Menyusur sungai Katherine dengan kano. Atau berendam di kolam renang alami yang menjadi tujuan akhir para petualang. life.viva.co.id

Wisata Sumatera : Jelajah Pulau Mentawai Siberut